Hukrim

Bisakah Rektor Dilaporkan di Satgas PPKS?

Pernyataan yang sering timbul bahwa bisakah Rektor dilaporkan di Satuan Tugas ada salurannya sesuai Permen 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Terkhusus pada Bab VI mengatur masalah Pemeriksaan Ulang Kasus Kekerasan Seksual Pasal 51 dan Pasal 51.

Sehubungan Keputusan Rektor atau Pimpinan Perguruan Tinggi jika dianggap tidak adil, Korban atau Terlapor berhak untuk meminta Pemeriksaan ulang dan Permintaan Pemeriksaan ulang kasus disampaikan melalui kanal pelaporan Kementerian. Pemeriksaan dapat ulang ini dilakukan oleh Direktur Jenderal yang membidangi urusan pendidikan tinggi sesuai dengan kewenangan.  Hasil Pemeriksaan ulang berupa menguatkan Keputusan universitas atau memberikan rekomendasi kepada Rektor untuk mengubah Keputusan yang lama atau membatalkannya.

Kemudian dikeluarkan Rekomendasi kepada Pimpinan untuk mengubah Keputusan lama berupa memberatkan atau meringankan sanksi,  untuk membatalkan Keputusan berupa pencabutan Keputusan Rektor disertai tindak lanjut pemulihan nama baik Terlapor atau pengenaan sanksi administratif bagi Terlapor.

Keputusan Pemeriksaan ulang dilalukan oleh Direktur Jenderal di Kemdikbudristek dan bersifat final. Mengenai petunjuk teknis pemeriksaan ulang ditetapkan oleh Dirjen yang membidangi urusan pendidikan tinggi sesuai dengan kewenangannya.

Korban mengetahui berhaknya disertai mendapatkan jaminan atas kerahasiaan identitas diri, meminta pendampingan, pelindungan, dan pemulihan dari Universitas melalui Satgas dan berhak meminta informasi perkembangan penanganan laporan Kekerasan Seksual dari Satgas. Saksi berdasarkan pada Pasal 53 berhak mendapatkan jaminan atas kerahasiaan identitas diri serta meminta pendampingan, pelindungan, dan pemulihan akibat kekeasan seksual.

Dalam Permen 30 ini, tindakan pencegahan keberulangan Kekerasan Seksual yang mendapat perhatian dibanding pada aturan yang lain termasuk meliputi perbaikan pembelajaran, penguatan tata kelola serta Penguatan pembelajaran sebagaimana dimaksud diatas dapat berupa pengembangan materi modul, atau bisa mengembangkan metodologi pembelajaran, melakukan diseminasi dan sosialisasi materi modul secara intensif, melakukan evaluasi pemahaman materi modul; dan kegiatan lain dalam rangka Pencegahan keberulangan Kekerasan Seksual.

Perbaikan penguatan Tata Telola dapat menyentuh hal-hal yang mendasar, paling sedikit meliputi perbaikan perumusan dan pelaksanaan kebijakan Perguruan Tinggi dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, Perbaikan penguatan budaya komunitas,  paling sedikit meliputi sosialisasi dan edukasi secara intensif kepada Mahasiswa, Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Warga Kampus mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, Satgas membantu Rektor melakukan tindakan Pencegahan keberulangan Kekerasan Seksual.

Sementara Rektor, Jamaluddin Jompa, sangat konsen mengenai masalah kekerasan seksual dan korupsi saat Deklarasi Pembangunan Zone Integritas Universitas Hasanuddin. Sekedar informasi, kini Unhas telah rampung dalam pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Unhas.

“…kita sudah buat pengumuman, siapapun yang mencoba-coba melanggar ini tolong segera dilaporkan.  Sudah ada beberapa laporan yang masuk, kita cepat tanggap” kata Rektor Unhas.

GM, Harding, Aktivis Forum Sulsel Peduli

Investigative Jurnalism

Tipikor.id Investigative Journalism adalah media penyaji berita online dan cetak (tabloid), yang senantiasa menyajikan berita yang independen, faktual, berimbang dan terpercaya dengan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalis (KEJ), dalam melaksanakan tugas mencari, mengumpulkan, mengolah, menyimpan data gambar, rekaman suara, suara dan gambar dilindungi serta patuh pada Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 40 Tahun 1999.

Share
Published by
Investigative Jurnalism

Recent Posts

GUGATAN PRAPERADILAN MASUK PN SUNGGMINASA: H. HASAN TUNTUT BATALNYA STATUS TERSANGKA, POLRES GOWA SIAP BUKTIKAN KEABSAHAN PROSEDUR

𝐓𝐈𝐏𝐈𝐊𝐎𝐑.𝐢𝐝 MAKASSAR, Proses hukum yang menjerat H. Hasan kini memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya,…

2 bulan ago

“Kita Tidak Sedarah, Tapi Kita Bersaudara”

(Jaya Abadi GMBI - NKRI Harga Mati) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan…

4 bulan ago

TURNAMEN CATUR AKHIR TAHUN SUL-SEL CUP II 2025

TURNAMEN CATUR AKHIR TAHUN SUL-SEL CUP II 2025 MAKASSAR, 31 Desember 2025 – Mengakhiri kalender…

5 bulan ago

PRA-PORPROV CABANG OLAHRAGA CATUR KABUPATEN JENEPONTO 2025

PRA-PORPROV CABANG OLAHRAGA CATUR KABUPATEN JENEPONTO 2025 Jeneponto 28 Sept 2025 – Suasana penuh semangat…

8 bulan ago

Perkembangan OTT KPK terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Penangkapan hingga Penetapan Tersangka

Perkembangan OTT KPK terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Penangkapan hingga Penetapan Tersangka Perkembangan OTT KPK…

9 bulan ago

Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi

Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi 𝐓𝐈𝐏𝐈𝐊𝐎𝐑.𝐢𝐝 Jakarta, 21…

9 bulan ago