Daerah

Mafia Tanah Weda Tengah dan Tikus-Tikus di Balik Lahan Administrtif Desa Woekob Semakin Menggila

Selasa, 08/02/2022.

π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 HALTENG – Kehadiran tambang di harapkan menjadi salah satu hal yang berdampak positif bagi masyarakat wilayah yang terdampak.

Namun anehnya, menurut Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Tengah Husen Ismail, namun hal miris terjadi di masyarakat Woekob dan hampir beberapa desa terdekat di lingkar tambang itu sendiri.

Menurutnya, hal ini menjadi realita yang dihadapi penduduk negeri ini. Saat ini penguasaan lahan oleh tambang asing, dengan bagian pengkuran Land Acqusition yang diduga menurutnya menjadi pemicu dari segala masalah, mulai dari pinggiran pantai sampai di hutan yang menjadi hak masyarakat.

Ketua KNPI Halmahera Tengah, secara tegas menyampaikan, apabila kasus atas lahan masyarakat yang terjadi mengalami jalan buntu, maka KNPI bersama dengan Kepala desa Woekob dan masyarakat akan bersama turun ke lokasi dengan kekuatan yang lebih besar lagi, ancam ketua KNPI.

Dia menjelaskan, lahan masyarakat yang kurang lebih bertahun-tahun ini tidak di selesaikan, sudah saatnya di kembalikan hak masyarakat.

β€œSebab persoalan utamanya adalah, sampai saat ini jawaban atas apa yang di tuntut masyarakat belum mendapat haknya, apa lagi itu wilayah administratif desa Woekob, tutur Husen dalam siaran pers Media Tipikor, selasa (08/02/2022).

Tambah dia, pihak hukum negara ini wajib hukumnya menyelidiki serta menginvestigasi ke lapangan terkait para mafia di dalam perusahaan itu sendiri, harapnya.

Tak hanya itu, dia juga mengancam akan menyurat kepada Presiden Direktur PT Iwip Mr, Scot dan petinggi perusahaan agar mengetahui, ada tikus-tikus yang merusak lahan masyarakat, dengan mengotori nama baik perusahaan, tegasnya.

Dia juga meminta agar perusahaan tidak melakukan intimidasi dengan menggunakan kekuatan negara berupa aparat kepolisian dan TNI.

β€œSelain itu, harusnya ada poin penting dari perusahaan agar tidak lagi hadirkan sekurity sebagai pihak yang di rekomendasikan untuk bernegosiasi dengan masyarakat. Sebab pihak sekurity sekian lama selalu menjadi pihak yang memprovokasi masyarakat.

β€œDan kami juga meminta, agar perusahaan menghentikan segala upaya penguasaan lahan masyarakat yang belum disepakati pemilik lahan yang sebenar-benarnya,” harapnya.

Karena menurutnya, kalau hal iniΒ  diabaikan oleh PT Iwip, maka para mafia dalam perusahaan itu yang akan menghancurkan nama baik perusahaan, buktinya sampai saat ini mafia-mafia itu dengan seenaknya merampas lahan masyarakat dengan berbagai cara, hingga terjadi tumpukan kasus lahan di weda tengah.

Dari hal itu, secara terpisah, Simon salah satu warga masyarakat menambahkan, β€œkami akan tetap memblokade jalan dan mengusir setiap alat berat ekskavator milik perusahaan yang berada di atas lahan warga apabila tidak ada penyelesaian, tegasnya.

β€œDengan ini kami berharap aparat penegak hukum, Polda Maluku Utara, Kejati Maluku Utara, Polres Halmahera Tengah, dan Kejaksaan Halmahera Tengah, dapat mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya agar citra dan nama baik penegak hukum di nilai baik oleh dan memastikan agar semua yang menjadi hak warga masyarakat bisa dipenuhi, bukan malah kami atau warga yang selalu diintimidasi, tutupnya. (Rosa).

Investigative Jurnalism

Tipikor.id Investigative Journalism adalah media penyaji berita online dan cetak (tabloid), yang senantiasa menyajikan berita yang independen, faktual, berimbang dan terpercaya dengan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalis (KEJ), dalam melaksanakan tugas mencari, mengumpulkan, mengolah, menyimpan data gambar, rekaman suara, suara dan gambar dilindungi serta patuh pada Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 40 Tahun 1999.

Share
Published by
Investigative Jurnalism
Tags: TopNews

Recent Posts

GUGATAN PRAPERADILAN MASUK PN SUNGGMINASA: H. HASAN TUNTUT BATALNYA STATUS TERSANGKA, POLRES GOWA SIAP BUKTIKAN KEABSAHAN PROSEDUR

π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 MAKASSAR, Proses hukum yang menjerat H. Hasan kini memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya,…

2 bulan ago

“Kita Tidak Sedarah, Tapi Kita Bersaudara”

(Jaya Abadi GMBI - NKRI Harga Mati) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan…

4 bulan ago

TURNAMEN CATUR AKHIR TAHUN SUL-SEL CUP II 2025

TURNAMEN CATUR AKHIR TAHUN SUL-SEL CUP II 2025 MAKASSAR, 31 Desember 2025 – Mengakhiri kalender…

5 bulan ago

PRA-PORPROV CABANG OLAHRAGA CATUR KABUPATEN JENEPONTO 2025

PRA-PORPROV CABANG OLAHRAGA CATUR KABUPATEN JENEPONTO 2025 Jeneponto 28 Sept 2025 – Suasana penuh semangat…

8 bulan ago

Perkembangan OTT KPK terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Penangkapan hingga Penetapan Tersangka

Perkembangan OTT KPK terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Penangkapan hingga Penetapan Tersangka Perkembangan OTT KPK…

9 bulan ago

Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi

Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 Jakarta, 21…

9 bulan ago