Daerah

Tidak Takut Berdampak Hukum, Dua Kontraktor Membangunan Project Miliaran Rupiah Diatas Tanah Milik Masyarakat

Senin, 28/02/2022. 12:12 WIT

π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 HALTENG – Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Tengah diduga kuat melakukan aksi penyerobotan tanah masyarakat yang sudah memiliki sertifikat.

Bahkan tanah yang diduga diserobot itu sudah pernah dilaporkan ke Polda Provinsi Maluku Utara.

Secara terpisah, berdasarkan data yang dikantongi, wakil sekretaris KNPI Halmahera Tengah Rusli Ishak, mengatakan tanah itu memiliki dua alat bukti sertifikat, yang satunya bernomor: 779 luasan 756 mΒ², yang kedua sertifikat bernomor 00775 luasan 1452 mΒ².

Menurutnya tanah miliki salah satu warga masyarakat itu juga berdasarkan pada kutipan risalah lelang dari Kemenkeu Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara provinsi Maluku Utara dengan kantor wilayah DJKN SULTENGGOMALUT, KPKNL Ternate Nomor: 211/79/2019. (27/12/2019).

Dengan alas bukti kepemilikan sertifikat itu, dari sisi hukum sertifikat itu diakui oleh negara, bukan diakui oleh pemiliknya, tapi aneh pemda seakan merampas dan tak mengindahkan alas bukti yang di akui oleh negera, kesalnya.

Bahkan lagi, tanah yang berlokasi didesa Nurweda Kecamatan weda itu saat ini sudah dibangun Landscape GOR FagogoruΒ  yang di kerjakan oleh Cv. Tomiya Jaya, nomor kontrak 003/SPP/LANDSCAPE-GOR/ DISPORA-HG/IX/2021, dengan sumber dana pada APBD 2021 sebesar Rp. 1.799.745.000

Yang berikut lagi, diareal itu juga telah di buat pembangunan paket DEUCKER dalam kota weda (Paket III) yang dikerjakan di kecamatan weda oleh Cv.LIMA BERSAUDARA bernomor kontrak: 600/35/SPK/SDA-SAL/APBD.P/DPUPR-HG/X/2021 dengan sumber anggaran pada APBD.P sebesar Rp.333.600.000,

Dari permasalahan terkait penyerobotan dibangunnya fasilitas dua project pemerintah itu sudah sangat jelas masuk pada KUHP Buku II Bab XXV, perbuatan curang seperti penyerobotan tanah dapat diancam dengan hukuman pidana penjara maksimal empat tahun. Pasal 385 terdiri dari 6 ayat ini mendefinisikan secara jelas akan tindakan kejahatan tersebut.

Olehnya itu, pemda Halmahera TengahΒ  patut diduga telah melakukan tindakan Mal administrasi dan patut juga di curigai ada tindakan Kolusi,korupsi dan nepotisme. Karena pembangunan dua project itu, pemda menyalahi aturan perundang-undangan pada pengadaan tanah itu, ujarnya.

Sambung Wakasek KNPI Kabupaten Halmahera Tengah, kami berharap agar pihak hukum melihat kasus ini, sebab kasus ini bukti nyata masyarakat pemilik tanah itu teraniaya, harapnya (Rosa)

Investigative Jurnalism

Tipikor.id Investigative Journalism adalah media penyaji berita online dan cetak (tabloid), yang senantiasa menyajikan berita yang independen, faktual, berimbang dan terpercaya dengan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalis (KEJ), dalam melaksanakan tugas mencari, mengumpulkan, mengolah, menyimpan data gambar, rekaman suara, suara dan gambar dilindungi serta patuh pada Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 40 Tahun 1999.

Share
Published by
Investigative Jurnalism
Tags: Daerah

Recent Posts

GUGATAN PRAPERADILAN MASUK PN SUNGGMINASA: H. HASAN TUNTUT BATALNYA STATUS TERSANGKA, POLRES GOWA SIAP BUKTIKAN KEABSAHAN PROSEDUR

π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 MAKASSAR, Proses hukum yang menjerat H. Hasan kini memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya,…

2 bulan ago

“Kita Tidak Sedarah, Tapi Kita Bersaudara”

(Jaya Abadi GMBI - NKRI Harga Mati) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan…

4 bulan ago

TURNAMEN CATUR AKHIR TAHUN SUL-SEL CUP II 2025

TURNAMEN CATUR AKHIR TAHUN SUL-SEL CUP II 2025 MAKASSAR, 31 Desember 2025 – Mengakhiri kalender…

5 bulan ago

PRA-PORPROV CABANG OLAHRAGA CATUR KABUPATEN JENEPONTO 2025

PRA-PORPROV CABANG OLAHRAGA CATUR KABUPATEN JENEPONTO 2025 Jeneponto 28 Sept 2025 – Suasana penuh semangat…

8 bulan ago

Perkembangan OTT KPK terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Penangkapan hingga Penetapan Tersangka

Perkembangan OTT KPK terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Penangkapan hingga Penetapan Tersangka Perkembangan OTT KPK…

9 bulan ago

Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi

Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 Jakarta, 21…

9 bulan ago