Home / Daerah / Hukrim

Rabu, 26 Januari 2022 - 02:02 WIB

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Tengah, Mengecam Keras, Bandar Judi Di Kecamatan Weda Tengah

Rabu 26/01/2022.

𝐓𝐈𝐏𝐈𝐊𝐎𝐑.𝐢𝐝 HALTENG – Perjudian bola guling di Kabupaten Halmahera tengah khususnya Kecamatan Weda Tengah desa Lelilef Sawai kian menjadi-jadi, tanpa di sadari hal itu adalah bagian dari pemicu segala masalah.

Kepada Media Tipikor pukul 10:07.
Ketua KNPI Halmahera Tengah, Husen Ismail, mengungkapkan, praktek perjudian bola guling ini berdampak pada rusaknya generasi muda kita saat ini dan ke depan, kalau itu terus di biarkan, ungkapnya.

Kata Ketua KNPI Husen Ismail, saat pemberitaan yang di publiskan oleh Media Tipikor belum lama ini “Kami selaku generasi muda yang terhimpun dalam organisasi kepemudaan yaitu KNPI, merasa terpanggil untuk menyelamatkan generasi bangsa yang di cekoki dengan permainan judi terbuka di depan umum, ujarnya.

Katanya lagi, mencuatnya praktek perjudian bola guling di Kecamatan Weda Tengah yang sudah berjalan kurang lebih tiga bulan itu, seakan sama sekali tidak tersentuh aparat, baik itu kepolisian.

Oleh karena itu tepatnya pada tanggal 24/01/2022, KNPI Halmahera Tengah sambanggi polsekWeda Tengah, Camat Weda tengah, kepala desa Lelilef Sawai, untuk membicarakan terkait permainan judi itu agar segera di tutup.

Saat KNPI datanggi kantor kecamatan, Ibu camat mengatakan, “saya juga kaget setelah baca berita dari Media Tipikor, bahwa di salah satu desa saya ada permainan judi bola guling.

Kepada kami, Ibu camat mengatakan, “saya akan menghubunggi pihak Kepolisian setempat, Kepala Desa setempat ,TNI dan KNPI Halmahera tengah untuk membicarakan hal itu, guna meminimalisir, kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan bersama”.

Wakil sekretaris Rusli Ishak juga menambahkan”permainan judi yang sudah berlangsung lama itu harus di hentikan, tegasnya.

“Saya berharap, agar seluruh ormas-ormas yang ada di Halmahera Tengah dan secara umum yang ada di Maluku Utara, agar bisa melihat judi massal ini, untuk di suarakan bersama-sama. Karena kami menduga judi ini sudah diketahui aparat kepolisian tapi tidak digrebek atau ditangkap para pelaku iblis ini.

“Kami juga menduga ada pihak tertentu yang backing jadi sudah hampi tiga (3) bulan ini mereka beroperasi dengan bebas” tutupnya. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Rapat Persatuan Solidaritas Perusahaan Otobus Sulawesi Selatan

Daerah

Rapat Persatuan Solidaritas Perusahaan Otobus Sulawesi Selatan

Daerah

Lantik Ketua PMI Manuju dan Somba Opu, Abd Rauf : PMI Garda Terdepan Organisasi Kemanusiaan

Daerah

Rakordal Program Dukman 2024, Sekjen Kemenkumham Bidik Kinerja Optimal

Hukrim

Kapolda Sulsel Berkunjung Ke KPU Sulsel dan Cek Gudang Surat Suara KPU di KIMA

Daerah

Listrik Selalu Padam, Warga Weda Tengah Pertanyakan Pelayanan Pihak PLN

Hukrim

GUGATAN PRAPERADILAN MASUK PN SUNGGMINASA: H. HASAN TUNTUT BATALNYA STATUS TERSANGKA, POLRES GOWA SIAP BUKTIKAN KEABSAHAN PROSEDUR

Daerah

HEBOH!!! PENEMUAN SOSOK MAYAT LAKI-LAKI DI KAMAR KOS-KOSAN.
Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi

Hukrim

Di Balik OTT Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Jejak Pemerasan dan Bayang-Bayang Bisnis Sertifikasi