Home / Nasional

Rabu, 14 Desember 2022 - 12:49 WIB

Prof Farida Buka Bimtek Analisis Jabatan Bagi Pejabat Struktur Unhas, dr Idar Mengeluh Kelebihan Beban Kerja

Prof Farida Patittingi, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni dan Sistem Informasi buka Bimbingan Teknis Analisis Jabatan (Bimtek Anjab) bagi Pejabat Struktural, pada Selasa (13/12/2002) di Ruang Senat Universitas Hasanuddin. (Foto : Courtesy Unhas)

Prof Farida Patittingi, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni dan Sistem Informasi buka Bimbingan Teknis Analisis Jabatan (Bimtek Anjab) bagi Pejabat Struktural, pada Selasa (13/12/2002) di Ruang Senat Universitas Hasanuddin. (Foto : Courtesy Unhas)

Prof Farida Patittingi, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni dan Sistem Informasi buka Bimbingan Teknis Analisis Jabatan (Bimtek Anjab) bagi Pejabat Struktural, pada Selasa (13/12/2002) di Ruang Senat Universitas Hasanuddin.

Hadir dalam Bimtek ini Ambar Musarifa Ahli Madya Analisis Kepegawaian ditemani Nirwati dan Anisa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendekristek) sebagai pemateri dan Kepala Administrasi Bagian, Kepala Subbagian  dan  seluruh Wakil Dekan  bidang perencanaan sumber daya dan alumni seluruh Fakultas sebagai peserta.

“Yang terhormat ibu Ambar Musafira beliau dari Kementerian ristek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek beliau adalah analisis kepegawaian ahli madya bersama tim yang hadir pada kesempatan ini ada ibu nirwati dan ibu Anisa, terima kasih Bu Ambar dan ibu ini saya bu Wati yang telah berkenan hadir memenuhi undangan kami untuk memberikan kami perspektif khususnya pada hari ini Bimtek terkait dengan analisis jabatan bagi pejabat struktural se Universitas Hasanuddin“ Prof Farida Patittingi membuka sambutan. 

Mantan Dekan Fakultas harapkan peserta kegiatan ini  diharapkan mampu memetakan sumber daya Unhas kedepan lebih baik” Terima kasih hadir pada ruangan senat untuk kita mengikuti satu kegiatan yang sangat penting khususnya dalam memetakan sumber daya Unhas kedepan yang lebih baik dan bagaimana menempatkan orang-orang yang tepat pada tempatnya ya rightman in the right place”

Idealnya bahwa setiap pegawai di Unhas memang harus mampu melihat seberapa besar potensi dimiliki oleh setiap sumber daya dan bagaimana menguatkan potensi mereka lalu kemudian bagaimana memetakan dan menempatkannya pada tempat lebih tepat.

“Alhasil, ada orang yang mungkin bagus di bidang A, ya ya kemampuannya di situ, tetapi  ditempatkan di bidang yang tidak sesuai dengan fashionnya atau tidak sesuai dengan skill yang dimilikinya itu bisa melemahkan kinerja dari yang bersangkutan” kata Pendekar Anti Kekerasan Seksual ini.

Lanjutnya, oleh karena itu pada kesempatan ini,  tentunya atas nama Rektor saya menyampaikan terima kasih sekali lagi dan penghargaan kepada tim dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan ristek yang telah hadir yang dipimpin oleh ibu Ambar (Musarifa)terima kasih atas waktunya.

“atas nama Rektor kegiatan Bimtek Pada hari ini saya nyatakan dibuka dengan resmi dengan ucapkan Bismillahirrahmanirrahim sekira demikian terima kasih” tutupnya

Sejalan dengan itu, Direktur Sumber Daya Manusia Unhas curhat karena terlalu sibuk “Saya tetap semangat ya, saya tahu dalam satu bulan terakhir banyak sekali diberi beban, ya satu aplikasi Sister, 2 tentang SKP, ya dan terakhir ini mudah-mudahan ini terakhir tentang Analis Jabatan memang tidak mudah tetapi itu menentukan struktur organisasi Unhas”

Memang pada acara bimbingan teknis analisa jabatan bagi pejabat struktural ini, diharapkan nanti adanya sinkronisasi antara perencanaan analisis jabatan dari tingkat paling rendah dari prodi departemen, “Kemudian di tingkat rektorat dan akhirnya itu sinkron dengan apa yang ditetapkan pola, yang ditetapkan prosesyang ditetapkan oleh kementerian karena itu penting di dalam adanya sinkronik terjadi pola analisis jabatan efektif dan efisien” jelas dr Idar.

“Perencanaan menghadapi tahun depan tahun depan lah nanti baru kita real benar mengukur kemampuan seluruh pejabat yang baru dilantik ini ya organisasi karena tahun depan adalah tahun perencanaan maka di situlah dilihat, betulkah kita menghasilkan dengan perencanaan.

Maka nanti harapan saya bahwa terjadi perubahan drastis dari analisis jabatan sehingga kita nanti ujung-ujungnya dari semua SD merasa aman dan nyaman dan rasa Adil di dalam analisis jabatan  

Menurut info dari Ambar Musarifa,Kepala PLT Biro Organisasi dan Tata Laksana Reny Parlina Kemendikbudristek sebenarnya bersedia hadir di Makassar dalam rangka Bimtek Anjab di Unhas, tapi belum pasti mengenai jadwal karena ada agenda yang bertepatan.

Sementara terkait materi Anjab, Ambar Musarifa mengupas bahwa  Mekanisme Penyusunan Peta Jabatan sebenarnya terdiri atas 4  elemen, Peta Jabatan, Uraian Jabatan, Evakluasi Jabatan dan Analisa Beban Kerja.

Pertama, Peta Jabatan  berisi mekanisme penyusunan peta jabatan dan jalan kondisi saat ini, kedua adalah uruian Jabatan berisi komponen uraian jabatan, ketiga, Evalusi Jabatan terdiri metode penilaian suatu jabatan menggunakan informasi  faktor jabatan dan terakhir Analisis Beban Kerja yang berisi metode Analisa.

Selamat mengikuti Bimtek! (GM Harding)

Share :

Baca Juga

Hukrim

SYL Pamit ke Jokowi, Ini Kata-Kata Perpisahannya

Hukrim

Menggonggong Bagaikan Anjing Liar, Sekjen PWI Resmi Laporkan (A) Ke polres Gowa

Nasional

Prof Subhan Anggap Momentum Hari Pahlawan 2022 adalah Tantangan Bagi Pejuang Muda Kelola Kekayaan Alam Indonesia

Daerah

Misteri ‘Hilang’ Mentan SYL Terungkap, Ternyata Ini Faktanya

Inspirasi

As SDM Kapolri Minta Humas Perkuat Cooling System Hingga Jaga Netralitas Pemilu 2024

Hukrim

APH Diminta Usut Terkait Polemik Pembagian Jasa Medis Tahun 2020.

Hukrim

Presidensi Indonesia G20 Dorong Pelibatan Swasta dalam Pencegahan Korupsi

Nasional

Unhas Benchmarking Keselamatan dan Kesehatan Kerja di UPT K3L UI Depok Selama 2 Hari