Home / Daerah / Hukrim / Investigasi

Senin, 24 Juni 2024 - 22:17 WIB

Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel Desak Kejati dan Polda Sulsel Mengusut dan Menuntaskan Dugaan Kasus Fee Proyek Pengaspalan KIPA Kota Palopo

𝐓𝐈𝐏𝐈𝐊𝐎𝐑.𝐢𝐝

Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel melakukan demonstrasi dan diwarnai dengan aksi bakar ban di depan KEJATI Sulsel, aksi kemudian bergeser ke Polda Sulsel (24/06/2024)

Aksi bakarban di depan Kejati Sulsel

 

Aksi ini diikuti oleh kurang lebih 100 orang Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel, dalam orasinya menuntut Kejati dan Polda Sulsel untuk mengusut tuntas dugaan penerimaan fee proyek pengaspalan Kawasan Industri Palopo (KIPA) sebesar 500 juta Rupiah tahun anggaran 2021.

 

Alamsyah Jendral Lapangan Aksi saat ditemui Tim Media Tipikor.id menyampaikan tuntutan melalui pernyataan sikap Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel :

  1. Kami meminta Kejati Sulsel untuk segera melakukan penyelidikan memyeluruh terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan HT, Harianto, dan FKJ.
  2. Kami meminta dilakukannya investigasi lebih lanjut mengenai laporan harta kekayaan pejabat negara (FKJ), dan apabila ditemukan ketidakwajaran, kami meminta untuk dilakukan audit keuangan mendalam dengan melibatkan PPATK.
  3. Kami juga meminta Kejati Sulsel untuk mengambil tindakan hukum yang tegas dan transparan untuk menegakkan keadilan dan keberlanjutan hukum.
Soetarmi, SH. MH saat menemui Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel

 

Aksi Aliansi Grakan Mahasiswa Sulsel kemudian diterima oleh Kasi PENKUM Kejati Sulsel Soetarmi, SH., MH, “Aduan rekan Mahasiswa telah kami terima beserta dokumentasi dugaan penerimaan komitmen fee proyek ini akan kami pelajari dan laporkan kepada pimpinan, apakah laporan ini telah memenuhi syarat untuk ditindak lanjuti dan segera kami akan informasikan ke rekan Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel” Jelasnya singkat

Rekan Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel

 

Kasus terkait mengutip surat Aduan Tindak Pidana Korupsi dari FORMASI-PH ke Polda Sulsel dengan Nomor Surat : 045/B/MKS/FORMASI/VI/2024 menyebutkan nilai kontrak 5 milyar Rupiah tahun anggaran 2021 untuk pengerjaan proyek pengaspalan KIPA Kota Palopo

Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulsel saat aksi di depan Kantor Polda Sulsel

 

Menurut FORMASI-PH dalam surat aduannya bahwa dalam kasus ini diduga melibatkan oknum kontraktor (HT), dan oknum pejabat PUPR kota Palopo (Har), hal ini dilakukan atas perintah (FJK) oknum BKSDM kota Palopo yang menjabat saat itu untuk melakukan kesepakatan komitmen fee sebesar 500 juta Rupiah atas pekerjaan tersebut.

Zhl

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Jaga “Gawang” Bupati dan Sejumlah OPD keluar daerah (Morotai)

Daerah

Terkait 9 IUP Siluman, Ampera-Halmahera Timur Siap Batalkan Ranperda Revisi RTRW

Daerah

Desak KPK, Periksa Sejumlah Pejabat, Terkait Kasus Jalan Nasional Wilayah II Maluku utara/Kab, Halmahera tengah.

Daerah

Perjudian Bola Guling Menggila, Mata Polsek Weda Diduga Tertutup

Hukrim

Perbuatan Iblis Judi Bola Guling Seakan Dilegalkan

Hukrim

Siaran Pers Komnas Perempuan Tentang Kekerasan Seksual di Lingkungan Kerja Kemenkop UKM

Daerah

IKA SMPN SIWA GELAR REUNI AKBAR IV PADA 25 APRIL 2023, DIRANGKAI BUKA PUASA, SUNATAN MASSAL SERTA PEMERIKSAAN IBU HAMIL

Hukrim

PN Kotamobagu Tolak Praperadilan Kasus Penetapan HM dan TM Sebagai Tersangka Peredaran Kasus Kayu Ilegal