Home / Daerah

Kamis, 10 Maret 2022 - 20:37 WIB

Pernyataan Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara Soal Guru, Menuai Sorotan Akademisi

Kamis, 10/03/2022.

𝐓𝐈𝐏𝐈𝐊𝐎𝐑.𝐢𝐝 HALTENG – Sejumlah akademisi Maluku Utara angkat bicara terkait pernyataan Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Edi Langkara pada saat sambutan peresmian gedung PAUD Percontohan dan penyerahan SK Penegrian 14 TK dan PAUD, Rabu (23/2/2022).

Dalam pernyataan yang mengaku tidak membutuhkan guru dalam kontentasi pemilihan Kepala Deaerah (Pilkada) 2024 nanti.

Dari hal itu menuai sorotan maupun kritikan berbagai kalangan baik itu masyarakat juga akademisi.

Terlepas dari semua itu akademisi UNIBRA Indra Abidin Spd Mpd pun angkat bicara, dia menyayangkan pernyataan seorang pemimpin kepala daerah seperti itu.

Harusnya selaku kepala daerah dalam memberikan pernyataan harus terukur, dan tidak melahirkan penafsiran-penafsiranyan liar dari berbagai pihak, terutama masyarakat.

Sebab menurutnya, pernyataan seperti itu bagi seorang pemimpin tidak terlihat ada kedewasaan, ujarnya.

Tambahnya lagi, harusnya Edi Langkara jeli bahwa guru/kepala sekolah juga bagian dari masyarkat. Menurutnya apa yang di perjuangkan oleh para guru dalam menyampaikan aspirasi itu adalah bagian dari hak para guru.

Olehnya itu, sekretaris Pusat Kajian Kebijakan Pendidikan – Fakultas Ilmu Pendidikan (Pusaka-FIP) Unibrah Tidore itu juga menambahkan, akan lebih baik jika Bupati Halteng mengetahui dampak dari pernyataan yang diucapkan. “Jangan sampai hanya kerena tidak mempertimbangkan perjuangan guru dua tahun belakangan dengan proses pembelajaran yang tidak mudah karena pandemi berpengaruh pada penerapan kebijakan di sektor pendidikan,” tambahnya.

Lebih jauh, Indra mengaku perjuangan guru selama masa pandemi Covid-19 ini tidaklah mudah. “Saya kira guru sudah berjuang karena pandemi belakangan ini, dan kita jangan buat masalah. Mereka membutuhkan dukungan kita semua,” tentangnya sembari menyarankan agar bupati Halteng melakukan pendekatan persuasif itu lebih baik. “Setidaknya itu yang dibutuhkan mereka saat ini,” tutupnya. (Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pasca Terjadinya Longsor di Parangloe, Warga dan Tim Gabungan Kembali Temukan 2 Korban Jiwa

Daerah

Diduga Aroma Pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR), Beralih ke LWIP

Daerah

Alarm Bahaya Polusi Dan Debu Kepung Wilayah Kecamatan Weda Tengah

Daerah

Proyek Jalan Hotmix Weda-Sagea, Kurang Lebih 2 Kilo Meter Raib Ditelan Siluman

Daerah

Lahan kaurahe, Pintu Masuk Untuk Mengungkap Mafia Lahan Kecamatan Weda Tengah

Daerah

Menguap Anggaran Pendidikan Di Kabupaten Halmahera Tengah Diduga Dalam kepungan Korupsi

Daerah

IKA SMPN SIWA GELAR REUNI AKBAR IV PADA 25 APRIL 2023, DIRANGKAI BUKA PUASA, SUNATAN MASSAL SERTA PEMERIKSAAN IBU HAMIL

Daerah

Bupati Halmahera Tengah Mengakui KNPI Versi Haris Pratama